arnews.id
arnews.id Media Online

Wasit Persib vs Rans Dihukum 8 Minggu Pertandingan

664

arnews –  Wasit yang memimpin pertandingan Liga 1 antara Persib vs Rans Nusantara FC David Son Sansube dihukum delapan minggu tak boleh memimpin pertandingan oleh Komite Wasit PSSI.

Dalam pertandingan tersebut Persib berhasil menang dengan skor tipis 2-1 atas Rans Nusantara FC, dimana gol penentu kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Ciro Alves lewat titik penalty pada menit ke-45. Penalty itu berawal dari aksi tusukan ke dalam kotak penalty oleh Rachmat Irianto yang dianggap dilanggar oleh pemain Rans.

Menurut analisis Komite Wasit, wasit tengah, hakim garis, dan wasit belakang gawang (AAR) lalai dalam menerapkan Laws of the game (LOTG). Keputusan wasit memberi penalty untuk Rans dianggap sebuah keputusan yang tidak tepat.

Ketiga wasit yang disanksi tersebut adalah David Son Sansube (wasit utama), Ruslan Waly (hakim garis), dan Arif Nur Wahyudi (AAR). Namun sanksi yag didapat ketiga wasit tersebut berbeda satu dengan yang lain.

David dan Ruslan disanksi delapan pekan atau baru bisa bertugas lagi pada pekan ke-17, sedangkan Arif dihukum empat pekan hingga pekan ke-12. Selama diistirahatkan para wasit yang dikanakan sanksi akan mendapat pembinaan.

Dalam putusan yang dirilis pada Rabu (7/9) tersebut ada tiga wasit lain yang juga disanksi oleh Komite wasit. Dua diantaranya memimpin pertandingan Rans Nusantara melawan Persija di Stadion Pakansari Bogor, yakni wasit Nendi Rohaendi dan Faulur Rosy.

Satu wasit lainnya adalah Dwi susilp. Ia bertugas pada saat Persis Solo melawan Madura United pada 23 Agustus. Kesalah Dwi adalah tidak menerapkan pasal 12, yaitu pemain melanggar pemain lawan dari belakang namun tidak mendapat sanksi.

Hingga pekan kedelapan Liga 1 2022/2023 sudah ada 24 wasit yang terkena sanksi, termasuk hakim garis dan wasit belakang gawang.

PSSI menerapkan trobosan baru dengan mempublikasikan sanksi kepada wasit. Pada musim-musim sebelumnya PSSI tidak pernah mempublikasikan sanksi kepada wasit.

Leave A Reply

Your email address will not be published.