arnews.id
arnews.id Media Online

Vigit Waluyo Tersangka Mafia Bola, Jokowi: Bagus, Jangan Berhenti

67

arnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi Polri yang menetapkan Vigit Waluyo sebagai tersangka dalam kasus ‘mafia bola’.

Jokowi mendukung agar penegakan hukum itu terus dilakukan. Dia ingin Polri bergerak membersihkan sepak bola dari praktik curang.

“Pas ditangkap oleh Polri yang berjaitan dengan bola dan judi online, saya kira ini sangat bagus. Hangan berhenti di sini. Diteruskan sehingga betul-betul bola bersih,” kata Jokowi usai meresmikan smelter PT Freeport Indonesia di Gersik, Kamis (14/12).

Jokowi inginn taka da lagi pengaturan skor dan permainan uang di dalam pertandingan. Menurutnya, hal itu menjadi kunci dalam perbaikan kualitas sepak bola di Indonesia.

Jokowi melihat sudah ada peningkatan kualitas di sepak bola dalam negeri. Namun, oa tidak yakin perkembangan akan terus berlanjut dika mfia bola tidak diberantas.

“Kalau, ini enggk selesai, jangan harap bola kita akan naik levelnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Polri menetapkan Vigit Waluyo sebagai tersangka kasus mafia bola. Vigit dikenal di persepakbolaan Indonesia karena pernah menjadi Manajer Persewangi Banyuwangi, PSIR Rembang, Persikuber Kutai Barat, dan Deltras Sidoarjo.

Vigit diduga terlibat pengaturan hasil pertandingan Liga 2 2018. Polri juga menetapkan tujuh orang selain Vigit sebagai tersangka.

Para mafia bola dijerat pasal 2 dan atau pasal 3 undang-undang 11 tahun 1980 tentang tindak pidana suap juncto pasal 55 ayat ke-1 KUHP. Mereka terancam penjara 3 sampai 5 tahun.

Leave A Reply

Your email address will not be published.