arnews.id
arnews.id Media Online

Sampah Kiriman Di Pantai Kuta Capai 50 Ton

53

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Bali, membersihkan total sekitar 50 ton sampah dari Pantai Kita sejak Kamis (27/10).

Sampah-sampah yang diangkut dati salah satu pantai populer di Bali itu didominsi batang dan ranting kayu mencapai sekitar 50 ton.

“Sudah kemarin (dibersihkan). Kalau yang kemarin, kita bagi tenaga itu sekitar 80 personel diturunkan di Pantai Kuta. Kalai sampah belum terangkut tapi masih dikumpulkan di STU. Kalau di Kuta saja mungkin sekitar 20 ton sampai 40 truk, atau 40 sampai 50 ton sampah,” kata Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, I Made Gede Dwipayama, Jumat (28/10).

Kondisi Pantai Kuta saat ini sudah mulai membaik namun masih ada sampah yang berdatangan dengan jumlah yang tidak banyak,

“Tadi sih masih Beberapa (sampah dating) tapi masih tipis tidak terlalu (banyak),” tambahnya.

Selain Pantai Kuta, pembersihan juga dilakukan di Pantai Seminyak, legian, dan lainnya yang berada di daerah Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

“Kebetulan tadi pengangkut di Seminyak hari ini, itu terangkut sekitar 12 truk atau 25 ton,” jelasnya.

Ia menyebutkan, bahwa tentu masih aka nada sampah yang berdatangan dan menurutnya hal ini baru permulaan karena kedepannya aka nada sampah kiriman gelombang selanjutnya.

“Itu pasti (akan da sampah kiriman susulan), ini kan baru permulaan. Mungkin nanti gelombang selanjutnya pasti ada lagi. Kita standby terus setiap hari, karena bukan di sana saja (Pantai Kuta) lokasi yang terdampak,” katanya.

Ia mengatakan diduga sampah kiriman yang berserakan di pantai-pantai itu adalah campuran dari sampah local sekitar Kawasan Kuta dan juga sampah kiriman angin barat dari luar Bali.

Made Gede mengatakan kondisi per hari ini dinyatakan masih aman dipakai wisatawan untuk bermain selancar atau surfing karena volume sampah masih sedikit di laut.

“Ini campuran lokalan dan angin barat, kayu-kayu besar sudah ada itu tidak mungkin lokalan. Masih bisa (main surfing) itu,” ujarnya.

Seperti yang dipeberitakan, sampah kiriman mulai sampai Pantai Kuta, Kabupaten Badung, bali, dan terlihat sampah berupa batang dan ranting pohon sangat mengotori Pantai Kuta.

Leave A Reply

Your email address will not be published.