arnews.id
arnews.id Media Online

Peluang Quartararo Juara Dunia Kecil, Bos Yamaha Akui Buat Kesalahan

49

arnews – CEO Yamaha Lin Jarvis mengakui membuat kesalahan pada musim ini yang membuat Fabio Quartararo terancam gagal mempertahankan gelar juara di MotoGP 2022.

Quartararo tertinggal 23 poin di belakang Francesco Bagnaia dengan balapan yang hanya menyisakan satu seri. Kondisi itu membuat peluang Quartararo kembali juara sangat tipis.

Dikutip dari Corsedimoto bos Yamaha Lin Jarvis mengakui pihaknya membuat kesalahan dengan tidak berinvestasi pada aspek aerodinamis.

“Kami belum menginvestasikan cukup waktu, energi dan usaha di bidang ini, tidak ada keraguan tentang itu. Saya tidak ada keraguan tentang itu. Saya tidak akan mengatakan itu masalah terbesar kami saat ini, karena tumit achilles kami adalah kurangnya tenaga mesin,” kata Jarvis dikutip dari Speedweek.

“Tapi aerodinamis dan kecepatan saling berhubungan. Jika Anda memiliki paket aerodinamis yang lebih baik, Anda dapat berakselerasi lebih baik, Anda tidak perlu memotong tenaga terlalu banyak, Anda meungkin mendapatkan lebih banyak downforce dan cengkraman saat menikung,” kata Jarvis.

Lin Jarvis menjelaskan, pengembangan aerodinamis Yamaha belum mencapai level seperti Ducati dan Aprilia. Menurutnya aerodinamis yang dikembangkan Yamaha sebatas uji coba aliran angin.

Quartararo terakhir menang pada MotoGP seri Jerman 2022. Setelah itu tiga kali gagal finis dan hanya dua kali podium. Situasi itu membuat posisi Quartararo disusul Bagnaia yang lebih konsisten pada paruh kedua MotoGP 2022.

“Di masa lalu kami selalu tahu bahwa kami memiliki kelemahan pada motor kami. Tapi kami juga tahu kekuatan M1,” kata Jarvis

“Pada 2022 kami tidak lagi memiliki keunggulan, [di Ducati} mereka meningkatkan pengereman, jarak tempuh, dan kecepatan menikung. Selain itu, mereka memiliki mesin yang sangat bertenaga,” kata Jarvis.

Balapan MotoGP 2022 berikutnya digelar di Valencia pada 6 November 2022

Leave A Reply

Your email address will not be published.