arnews.id
arnews.id Media Online

PBB Kecam Junta Militer Myanmar Eksekusi Loyalis Suu Kyi

649

arnews – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam tindakan junta militer Myanmar yang mengeksekusi empat tahan pro demokrasi yang salah satunya loyalis pemimpin terguling Aung San Suu Kyi.

Dalam pernyataan resmi, DK PBB mengevam eksekusi perdana sejak satu dekade lalu di Myanmar itu mendesak agar junta membebaskan Suu Kyi.

“Anggota Dewan Keamanan mengutuk eksekusi militer Myanmar terhadap aktivis pekan lalu,” demikian bunyi pernyataan DK PBB, Kamis (28/7).

“Mereka [anggota] kembali menyerukan pernyataan sekretaris jenderal pada 25 Juli lalu yang menyebutkan untuk segera membebaskan semua tahanan yang dithanan secara sewenang-wenang,” tambah pernyataan itu.

Pernyataan ini didukung Rusia dan China yang merupakan sekutu dekat Myanmar sekaligus anggota DK PBB.

Sementara itu, pemerintah bayangan Myanmar yang juga oposisi junta militer, Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) turut menanggapi kecaman DK PBB.

“Selamat datang kecaman Dewan Keamanan PBB soal eksekusi aktivis demokrasi,” tulis NUG di Twitter.

Mereka mengatakan ini kali pertama Dewan Keamanan mengambil langkah nyata melawan junta.

Pekan lalu, junta Myanmar mengeksekusi empat tahanan aktivis pro-demokrasi sekaligus merupakan loyalis Aung San SUU Kyi, dan mantan anggota parlemen.

Mereka dieksekusi karena dituding memimpin aksi teror yang brital dan tak manusiawi. Hukuman mati tersebut disebut sesuai dengan prosedur penjara. Namun tidak ada rincian kapan dan bagai mana hukuman mati itu berlangsung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.