arnews.id
arnews.id Media Online

NATO: Bakhmut Ukraina Akan Jatuh Ke Tangan Rusia Dalam Hitungan Hari

214

arnews – Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) memperingatkan Kota Bakhmut di timut Ukraina mungkin akan jatuh ke tangan Rusia dalam beberapa hari kedepan.

Sekretaris Jendral NATO Jens Stoltenberg menuturkan pasukan Rusia terus mengarahkan lebih banyak pasukan ke Bakhmut, tempat pertempuran paling sengit sejak Beberapa bulan terakhir.

“Apa yang kita lihat adalah bahwa Rusia mengerahkan lebih banyak pasukan dan apa kekurangan mereka, mereka coba perbaiki itu dengan penambahan kuantitas,” kata Stoltenberg di Stockholm pada acara pertemuan dengan para Menteri pertahanan Uni Eropa pada Rabu (8/3).

“Kami tidak dapat mengesampingkan bahwa Bakhmut pada akhirnya akan jatuh dalam Beberapa hari mendatang,” tambahnya seperti dikutip dari AFP.

Meski begitu, Stoltenberg memastikan situasi saat ini tidak serta merta menjadi titik balik dalam perang.

Prediksi Stoltenberg ini dating setelah tantara bayaran Rusia, Wagner Group. Mengklaim telah menduduki tepi timur kota industry tersebut.

Bos Wagner, Yevgheny Prigozhin, mengklaim pasukannya telah menguasai wilayah tepi timur Bakhmut seluruhnya.”

Tantara Wagner memang mendominasi operasi militer Rusia di Bakhmut dan Beberapa wilayah lain di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan soal konsekuensi jika Rusia memenangkan peperangan di Bakhmut.

“Kami mencatat bahwa setelah Bakhmut (pasukan Rusia) dapat melangkah lebih jauh lagi dan menyerang kota-kota terdekat di wilayah Donestsk,” kata Zelensky dikutip dari CNN.

“Mereka (Rusia) bisa menyerang Kramatorsk, mereka bisa menyerang ke Slovianisk. Bakhmut akan menjadi gerbang terbuka bagi Rusia menuju kota-kota Ukraina lainnya,” tambahnya.

Meski begitu, Zelensky mengatakan pasukan Ukraina berupaya terus bertahan di Bakhmut setelah sempat mengisyaratkan akan menarik prajurutnya dari kota itu jika keadaan terus memburuk.

“Tentu saja, kami harus memikirkan kehidupan para pasukan kami. Tapi kami harus melakukan apa pun yang kami bisa selagi kami mendapatkan senjata, perbekalan dan tantara kami bersiap untuk melancarkan balasan,” ujar Zelensky.

Leave A Reply

Your email address will not be published.