arnews.id
arnews.id Media Online

Maroko Jadi Negara Muslim Pertama Buka Lab Ganja Untuk Medis Dan Makanan

344

arnews – Maroko meresmikan laboratorium pertamanya untuk penelitian penggunaan ganja untuk medis dan industry lainnya seperti makanan pada Senin (6/3).

Dalam pernyataan resmi, Koperasi Bio Cannat menyatakan laboratorium di Chefchaoen akan digunakan untuk meneliti penggunaan ganja dalam industry makanan dan farmasi.

Koperasi itu menuturkan zat dari ganja akan digunakan untuk memperoduksi banyak jenis makanan, medis, dan paramedis lantaran terbukti banyak memiliki manfaat dalam meredakan sakit.

“Akan ada percobaan pertanian dengan Beberapa petani di Chefchaouen untuk menyediakan bahan baku setelah menyediakan benih yang dimaksud untuk tujuan ini,” demikian bunyi pernyataan itu, seperti dikutip Anadolu Agency.

November lalu, Kementerian Dalam Negeri Maroko menyatakan mereka berhasil menurunkan bududaya ganja ilegal sekitar 80 persen. Tahun lalu, Maroko juga meluncurkan rencana penggunaan ganja medis dan industry.

Pemerintah Rabat juga telah mengeluarkan undang-undang yang melegalkan penggunaan zat ganja di sector industry dan obat-obatan.

UU tersebut berguna untuk menambah penghasilan para petani dan mengurangi pengedaran Narkoba.

Meski begitu, hingga saat ini Maroko melarang penggunaan ganja untuk rekreasi.

Saat ini, Maroko menjadi negara negara Islam pertama yang membuka lab penelitian kegunaan ganja untuk makanan dan medis. Maroko sendiri merupakan sebuah negara Islam yang mengikuti syariat. Hamper 99 persen penduduk Maroko beragam Islam.

Maroko juga merupakan anggota Liga Arab Sehingga masyarakatnya juga dekat budaya bangsa Arab. Meski begitu, secara fakta geografis, Maroko dan rakyatnya termasuk bangsa Afrika Utara.

Leave A Reply

Your email address will not be published.