arnews.id
arnews.id Media Online

Keuangan Memburuk Tupperware Terancam Bangkrut

230

arnews – Perusahaan multinasional Tupperware terancam bangkrut. Kondisi keuangan perusahaan disinyalir menjadi sebab utama.

Hal ini juga tak lepas dari penjualan priduk yang terus menurun. Imbasnya, Tupperware pun berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Selain itu, saham perusahaan tersebut juga turun 90 persen dalam setahun terakhir. Karena kondisi tersebut, perusahaan yang memasarkan produk plastic untuk keperluan rumah tangga itu perlu dana tambahan untuk bisa bertahan.

Adapun tambahan dana salah satunya bisa didapat dari pemangkasan jumlah karyawannya.

CEO Tupperware Miguel Fernandez mengatakan selain PHK, pihaknya sedang meninjau portofolio real estatenya untuk upaya penghematan uang yang lebih potentisial.

“Perusahaan melakukan segala usaha untuk mengurangi dampak peristiwa baru0baru ini, dan kami mengambil keputusan segera untuk mencari pembiayaan tambahan dan mengatasi posisi keuangan kami,” ucap Miguel dikutip dari CNN.

Bisnis yang sudah berjalanan 77 tahun ini tengah diuji dengan tuntutan perkembangan zaman. Tupperware mencoba untuk melepaskan citranya yang tenang dan mulai menarik pelanggan yang lebih muda dengan produk lebih baru dan tendi.

Direktur Pelaksana GlobalData Retail yang juga merupakan Analis Ritel Neil Saunders mengatakan ada beberapa masalah yang belakangan merugikan Tupperware. Seperti penurunan penjualan dan priduk yang cenderung ketinggalan zaman.

“Beberapa masalah mengatakan Tupperware berada dalam posisi genting secara finansial karena berjuang untuk meningkatkan penjualan. Di lain sisi, asset perusahaan juga cenderung kecil, Sehingga perusahaan tidak memiliki banyak kapasitas untuk mengumpulkan uang.

“Perusahaan ini dulunya merupakan sarang inovasi dengan gadget dapur pemecah masalah, tetapi sekarang benar-benar kehilangan keunggulannya,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.