arnews.id
arnews.id Media Online

Kedubes Prancis Hibahkan 500 Ribu Euro untuk Konservasi Hiu Paus di Indonesia

25

arnews – Kedutaan Besar Prancis memberikan dana hibah sebesar 500 ribu euro untuk mendukung kawasan konservasi perairan berbasis hiu paus di Sumbawa, NTB.

Kucuran dana itu pembentukan kawasan konservasi di Teluk Saleh, NTB yang dikelola oleh Pemerintah Kab. Sumbawa dan Konservasi Indonesia itu guna meningkatkan pengelolaan habitat hiu paus.

Duta Besar H.E Fabien Penone menyatakan Prancis menyambut baik pembentukan kawasan konservasi perairan bersama KI tersebut.

Ia mendorong pembentukan kawasan konservasi perairan dan pengembangan ekowisata di wilayah-wilayah tersebut.

“Hal ini sepenuhnya sejalan fengan komtmen internasional kami untuk melindungi setidaknya 30 persen lautan global pada tahun 2030. Prancis, yang juga memiliki kekuatan dalam maritim sangat peduli dengan tantangan-tantangan ini,” ucap Fabien mengutip siaran pers, Kamis (20/6).

Pada saat yang sama, Senior Vice President dan Executive Chair Konservasi Indonesia Meizani Irmadhiany menyebut penelitian yang dilakukan KI di Desa Labuhan Jambu bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa selama ini berhasil mengembangkan konservasi hiu paus.

Meski begitu, pengelolaan ekowisata hiu paus di Teluk Saleh dirasa belum maksimal lantaran sebagian besar ekowisata hiu paus berada di luar kawasan konservasi perairan.

“Melalui dukungan dari Kedutaan Besar Prancis dan studi tentang struktur tata kelola lokal yang KI lakukan, harapannya kelak dapat mengatasi tantangan dalam membangun kapasitas dan perbaikan tata kelola, termasuk ketertiban masyarakat,” ucap Meizani.

Direktur KKHL Firdaus Agung menyebut dukungan dari Kedutaan Prancis ini sangat penting untuk pengembangan kawasan konservasi dan upaya perlindungan hiu paus di Indonesia.

Ia mengingatkan hiu paus kini berstatus dilindungi. KKP menaruh perhatian yang serius dengan menjadikan ikan hiu paus sebagai satu dari 20 biota perairan yang diprioritaskan upaya konservasinya.    

Sementara itu, Pejabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan programm pengembangan MPA berbasis hiu paus ini jadi langkah nyata pemerintah NTB untuk melestarikan keanekaragaman hayati laut.

“Dukungan ini bykan hanya dalam bentuk finansial, tetapi juga dalam bentuk pengetahuan dan teknologi yang sangat kami butuhkan untuk menjadi Teluk Saleh sebagai contoh sukses MPA berbasis spesies,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.