arnews.id
arnews.id Media Online

Dokter Ungkap Detik-Detik Mengerikan Saat Israel Paksa Evakuasi RS Al Shifa Gaza

88

arnews – Sekitar 120 pasien terpaksa ditinggalkan di RS Al Shifa sejak perintah Israel yang memberi waktu hanya satu jam untuk mengosongkan tempat tersebut.

Seorang dokter di RS Al Shifa, Mounir al-Barsh menggambarkan proses evakuasi yang ‘mengerikan’. Pasukan Israel menelepon pukul 9 pagi waktu setempat memberi perintah untuk mengosongkan rumah sakit.

Israel juga memberi perintah doketer, tenaga medis maupun pasien yang meninggalkan rumah sakit tersebut melambaikan saputangan putih dan berjalan beriringan dalam satu barisan.

“Mengerikan, belum pernah terjadi sebelumnya,” kata al-Bashar dikutip Al Jazeera.

“Mereka dihina oleh prajurit lain sepanjang jalan,” tambahnya.

Sebanyak 120 pasien terpaksa ditinggalkan lantaran keadaanya tak bisa bergerak. Namun Direktur rumah sakit serta beberapa perawat memilih tetap tinggal untuk merawat pasien tersebut.

Mereka dijanjikan bahwa sebuah delegasi PBB akan dikirim sekitar pukul 11 pagi waktu setempat untuk merawat mereka yang tertinggal.

“Banyak pasien ditempatkan di kursi roda atau tempat tidur bergulir. Anggota keluarga terpaksa membawa anak-anak atau orang tua mereka yang teruka sendiri,” ungkapnya.

“ini adalah adegan-adegan yang mengerikan, belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Israel mmeberikan waktu satu jam untuk dokter, tenaga medis dan pesien untuk mengosongkan RS Al Shifa, Gaza, Palestina.

Leave A Reply

Your email address will not be published.