arnews.id
arnews.id Media Online

40 Hari Hilang, 4 Anak Korban Pesawat Jatuh Ditemukan Hidup

193

arnews – Empat anak korban kecelakaan pesawat di Kolombia ditemukan hidup pada Jumat (9/6). Mereka ditemukan semalat setelah lebih dari lima minggu pesawat yang mereka tumpangi jatuh di hutan lebat. Hal itu dikonfirmasi Presiden Kolombia Gustavo Petro.

Empat anak itu berusia 13 tahun, 9 tahun, dan bayi 12 bulan. Mereka selamat meski sudah berada di hutan belantara sekitar 40 hari.

Rueters pada Sabtu (10/6) memberitakan keempat kakak beradik itu diselamatkan militer dekat perbatasan antara provinsi Caqueta dan Guaviare Kolombia, dekat tempat pesawat kecil itu jatuh.

Pesawat Cessna 206 membawa tujuh orang dalam ruta antara Araracuara di provinsi Amazonas, dan San Jose del Guaviare, sebuah kota di Provinsi Guaviare pada 1 Mei.

Namun ditengah perjalanan, pesawat tersebut mengeluarkan peringatan mayday karena merusakan mesin pada dini hari.

Tiga orang dewasa, termasuk pilot dan Magdalena Mucutuy yang merupakan ibu keempat anak itu, tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut. Jenazah mereka ditemukan dalam pesawat. Sedangkan keempat anak itu selamat.

Penemuan keempat anak tersebut disambut Narcizo Mucutuy, kakek mereka.

“Sebagai kakek dari cucu saya yang hulang di hutan yari, saat ini saya sangat senang,” katanya.

Berdasarkan foto-foto yang dibagikan militer Kolombia, tampak sekelompok tentara dengan empat anak di tengah hutan.

“Kegembiraan bagi seluruh negeri! Empat anak yang hilang … di hutan Kolombia tampak hidup,” kata Petro dalam pesan melalui Twitter.

Petro awalnya melaporkan anak-anak telah ditemukan pada 17 Mei dalam sebuah pesan di Twitter tetapi kemudian menghapus postingan tersebut, dengan mengatakan bahwa informasi tersebut belum dikonfirmasi.

“Mereka bersama-sama dan kondisi lemah, biarkan dokter menilai mereka. Mereka (militer) menemukannya, itu membuat saya Bahagia,” kata Petro kepada wartawan, jumat, menambahkan anak-anak itu bertahan hidup di tengah hutan.

Tim penyelamat, didukung oleh anjing pencari, sebelumnya telah menemukan buah-buahan yang dibuang yang dimakan anak-anak itu untuk bertahan hidup, serta tempat berlindung yang dibuat dati tumbuh-tumbuhan hutan.

Pesawat helicopter dari angkatan darat dan udara Kolombia berpartisipasi dalam operasi penyelamatan tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.