arnews.id
arnews.id Media Online

Warga Palu Bakar Alat Berat Tolak Pembangunan Tambang Emas

119

arnews – Sebuah perusahaan tambang emas yang berada di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah diserang oleh ratusan warga. Mereka merusak sejumlah alat berat hingga melakukan pembakaran.

Seorang pekerja pertambangan juga dilaporkan mengalami luka bacokan dalam peristiwa itu.

Aksi ppenyerangan itu sendiri adalah imbas dari penolakan warga terhadap perusahaan tambang tersebut.

“Benar, sekitar 500 orang menyerang kantor tambang. Warga memblokade jalan namun saat itu personel (polisi) sudah berada dilokasi,” kata Kapolres Palu, Kombes Pol Berliansyah dilansir dari CNNIndonesia.com.

Kapolres palu mengatakan salah seorang karyawan juga menjadi korban dari kasi penyerangan tersebut. Korban mendapat luka bacokan.

“Karyawan atas nama Yakob mengalami luka bacok pada bagian kepala dan korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Sementara ada tiga unit alat berat dan satu mobil operasional bak terbuka juga dirusak warga,” katanya.

Berliansyah mengungkapkan situasi saat ini di lokasi kejadian sudah terkendali, namun warga masih bertahan dengan menutup jalan sekitar perusahaan tambang tersebut.

“Anggota masih disiagakan di lokasi. Tapi kita mengimbau masyarakat agar Kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Ia juga menyatakan akan melakukan tindakan bagi para pelaku yang melakukan pembakaran dan perusakan hingga seorang pekerja tambang mengalami luka yang cukup serius.

“Sementara dalam penyelidikan dan kita telah melakukan mengidentifikasi warga yang bertindak anarkis. Tentunya akan kita proses hukum yang berlaku,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.