arnews.id
arnews.id Media Online

Taufik Hidayat: Kevin Dan Herry IP Harus Duduk Bersama

90

arnews – Taufik Hidayat berepndapat penyelasaian masalah antara Kevin Sanjaya dan sang pelatih, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP, bisa diselesaikan dengan duduk Bersama.

Peraih mendali emas Olimpiade Athena 2004 itu mengatakan masalah pada sector ganda akan lebih berat dibandingkan tunggal. Komunikasi menjadi solusi yng bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah.

“Kalau ada masalah di tunggal mungkin bisa diselesaikan sendiri, kalau ganda Ketika satu ada masalah maka satu yang lainnya ikut juga. Kuncinya Cuma satu saja, duduk Bersama,” kata Taufik Kamis (29/9).

Ia berharap PP PBSI harus ikut menjadi penengah dalam penyelesaian masalah Kevin dan Herry IP. Penyelesaian masalah dinilai dapat memuluskan persiapan menuju turnamen-turnamen berikutnya yang akan diikuti.

“PBSI sebagai pengurus harus sama-sama cari solusi seperti apa. Ke depannya masih ada olimpiade, jadi saying dan saya harapp bisa segera diselesaikan karena ujung-ujungnya yang rugi itu atletnya,” kata Taufik.

Legenda hidup bulutangkis Indonesia itu mengakui hubungan pelatih dan pemain akan menemui tantangan di tengah aktivitas latihan dan pertandingan. Menurutnya, seorang pelatih perlu mengenal karakter setiap atlet uang dibina agar program latihan yang diberikan sesuai.

Begitu juga dengan pemain. Bagi taufik seorang pebulutangkis perlu selalu terbuka kepada pelatih terhadap maslah-masalah yang berhubungan dengan bulutangkis.

“Anak-anak ini ada yang biasa saja, ada juga yang sensitive, jadi pelatih juga harus tahu. Pelatih perlu belajar banyak juga tidak hanya di lapangan tapi juga harus tahu di luar itu,” katanya.

“Dibalik itu juga pemain harus berani jujur sama pelatih, kalau ada masalah cerita begitu. Dari situ akan lebih nyaman,” ucapnya.

Herry IP menyatakan Kevin sudah tidak mau lagi dilatih olehnya dan ia tidak tahu pasti alasannya. Sedangkan Kevin menyebut ia tidak pernah mendapatkan teguran langsung usai Indonesia Open dan Herry IP justru berkomentar dan memberi kritik terbuka di media. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab konflik ini terjadi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.