arnews.id
arnews.id Media Online

Tank Malaysia Mogok Di Jalan Bikin Kemacetan, Militer Minta Maaf

339

arnews – Militer Malaysia meminta maaf usai satu tank dan satu kendaraan lapis baja mereka mogok di Kuala Lumpur selama dua haru berturut-turut hingga menyebabkan kemacetan.

“Militer meminta maaf atas dua insiden (mogok) dan akan memastikan itu tidak akan terjadi lagi,” demikian pernyataan militer Malaysia dikutip dari CNN.

“Namun jika kembali. Tim siaga pemulihan akan dikerahkan ke lokasi secepat mungkin untuk menarik kendaraan yang rusak untuk menghindari munculnya macet.”

Insiden ini bermula pada Jumat (26/8) lalu, ketika satu tank PT-91MTwardy mengalami masalah pada mesin di jalan tol dekat gedung dekat dengan gedung parlemen.

Dalam beberapa foto yang tersebar di media sosial, tampak kemacetan mengular di sekitar tank kala tentara dan petugas kepolisian berusha mengalihkan mobil di sekitarnya.

Tank itu kemudian berhasil ditraik dengan mobil derek 30 menit kemudian.

Kurang dari 24 jam, satu kendaraan lapis baja rusak di jalanan seberang Museum Nasional di Kuala Lumpur.

Dalam video yang beredar, terlihat kemacetan terjadi di belakang kendaraan lapis baja itu.

Tidak hanya itu, beberapa pengendara motor tampk melambatkan laju mereka untuk melihat kejadian tersebut.

Menurut keterangan pihak militer, tim mekanis berhasil memperbaiki kendaraan lapis baja itu pada 00.30 dini hari, Minggu (28/8). Kendaraan lapis baja itu kemudian kembali bisa berjalanan ke Dataran Merdeka untuk mengikuti rangkaian acara hari kemerdekaan Malaysia.

Malaysia sendiri akan merayakan hari kemerdekaan pada 31 Agustus. Kedua kendaraan tersebut bakal digunakan dalam parade.

Insiden ini pun menjadi lelucon bagi warganet Malaysia. Banyak orang menilai kejadian ini lucu, tetapi warga lainnya mengeritik militer karena tidak merawat kendaraan dengan baik.

“Singapura membutuhkan tank untuk membela jalanan mereka. Namun, jalan Malaysia dapat mengalahkan tank,” kata comedian Malaysia, Jason Leong, di Twitter.

Leave A Reply

Your email address will not be published.