arnews.id
arnews.id Media Online

Tak Peduli Ancaman AS, Houthi Terus Melancarkan Serangan Ke Kapal Kargo Di Laut Merah

35

arnews – Kelompok milisi di Yaman, Houthi, menyerang kapal-kapal kargo milik Yunani di Laut Merah, Selasa (16/1).

Perusahaan manajemen resiko maritim Ambrey melaporkan kapal curah miliki Yunani berbendera Malta telah menjadi target serangan Houthi hingga terhantam tembakan rudal saat transit di Laut Merah Selatan menuju utara.

Kapal itu sedang menuju Terusan Suez. Namun kini terpaksa mengubah arah dan menuju Pelabuhan iimbas serangan tersebut.

Menurut Ambrey, kapal kargo Yunani ini mengunjungi Israel sejak agresi di Gaza berlangsung.

Sebuah sumber Kementerian urusan maritim Yunani mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Zografia, kapal dengan 24 awak. Sumber itu juga mengatakan kapal memang menuju Israel dari Vietnam.

“[Zografia] mengalami kerusakan sedikit, tapi dalam kondisi yang masih bisa berlayar dan melanjutkan perjalanannya,” kata sumber tersebut, seperti dikutip AFP, Rabu (17/1).

Sejauh ini tidak ada laporan korban imbas serangan tersebut.

Pada Selasa, Houthi menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal kargo Yunani.

Houthi menyebut pasukannya “melakukan operasi penargetkan” terhadap kapal dengan beberapa rudal angkatan laut setelah kru tidak merespon peringatan.

Tak lama setelah insiden, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap empat rudal balistik Houthi di Yaman.

“AS meluncurkan serangan pertahanan diri terhadap empat rudal balisitik Houthi yang menimbulkan ancaman babgi kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS,” kata seorang pejabat AS yang ingin anonim.

Serangan-serangan Houthi dan serangan balasan dari AS, juga Inggris, belakangan meningkat dan menimbulkan kekhawatiran soal potensi perang Israel-Hamas yang meluas di Timur Tengah.

Houthi melancarkan serangan ke semua pihak yang dinilai terkait dengan Israel, termasuk AS dan Inggris, lantaran ingin membantu perjuangan Hamas dan Palestina melawan agresi Israel.

Leave A Reply

Your email address will not be published.