arnews.id
arnews.id Media Online

Rizieq Shihab Gugat Kabapas Jakpus Gegara Tak Dapat Izin Umrah

161

arnews – Pengacara Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan kliennya menggugat Kelapa Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Jakarta Pusat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta lantaran ada surat dari pihak Bapas Jakpus terkait izin beribadah Rizieq.

“Gugatan yang kami ajukan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Utara terhadap surat yang dikeluarkan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Pusat terkait izin ibadah kilen kami Habib Rizieq Shihab,” kata Aziz dalam keterangannya, Selasa (1/8).

Aziz menjelaskan gugatan ini dilayangkan karena diduga pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat tidak memberikan rekomendasi izinn bagi Rizieq untuk melaksanakan ibadah umrah. Baginya, kondisi ini sebagai perampasan hak asasi secara sistematis.

“Untuk membongkar perampasan hak asasi sistematis yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dengan tidak memberikan rekomendasi izin untuk melaksanakan ibadah umrah klien kami tanpa alasan yang jelas dan masuk di akal sehat,” kata Aziz.

Dia mengungkapkan pihak Kejari Jakarta Pusat beralasan akan sulit mengawasi bila izin rekomendasi untuk umrah bagi kliennya itu diterbitkan. Baginya, alasan Kejari Jakpus tersebut menggelikan dan membuat pihaknya tertawa.

Aziz menjelaskan pihak pemerintah Indonesia di wilayah Arab Saudi tentu memiliki perwakilan yang bisa melaksanakan tugas pengawasan.

“Bahkan kami dalam hal ini siap membantu pembiayaan pemberangkatan pihak yang akan mengawasi klien kami jika diperlukan agar klien kami dapat menjalankan hak asasinya dalam beribadah yang dilindungi undang-undang,” kata dia.

Selain mengajukan gugatan ke PTUN, Aziz mengatakan Rizieq turut mengajukan surat permohonan perlindungan hukum ke Kemenko Polhukam, Menkumham, Komisi III DPR-RI, Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan dan Komnas HAM.

Aziz menjelaskan gugatan dan surat permohonan perlindungan yang diajukan merupakan upaya hukum untuk memperjuangkan hak asasi Rizieq.

“Sehingga ini membuktikan bahwa klien kami tetap taat hukum meskipun dalam banyak kesempatan klien kami selalu menjadi korban intrik busuk yang merugikan klien kami,” kata Aziz.

Sebelumnya Rizieq menggugat Kabapas Jakarta Pusat di PTUN dengan nomor perkara 339,G/2023/PTUNJKT pada Jumat, 28 Juli 2023 lalu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.