arnews.id
arnews.id Media Online

Ridwan Kamil Tepis PLTU Di Banten Picu Polusi Jakarta

203

arnews – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menipis informasi yang menyebut Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Banten yang menjadi penyebab utama polusi udara di Jakarta dan sekitarnyya.

“jadi PLTU Banten arahnya ke Selat Sunda bukan arah Jakarta,” kata Emil di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (18/8).

Emil dan sejumlah pihak terkait baru selesai mengikuti rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait polusi udara Jakarta.

Emil mengungkap dalam rapat tadi disepakati sekitar 12 rencana aksi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi dalam mengatasi polusi di Ibu Kota.

Menurut Emil, salah satu rencana pemerintah ke depan yakni mengevaluasi keberadaan PLTU dan dampaknya terhadap kualitas udara. Namun, ia menekankan agar evaluasi dilakukan secara ilmiah.

“Ukuran yang sering diapakai di media itu tidak semuanya terkreditasi, Cuma bikin heboh, karena dikutip seakan-akan ilmiah, itu alatnya sendiri harus disetujui LHK,” katanya.

“Saya mohon media jangan dikit-dikit ngutip grafis dari temapt yang sebenarnya belum tentu benar. Karena teknik mengukurnya sangat sensitive,” ucapnya.

Selain mengevaluasi PLTU, Emil juga akan mengevaluasi jumlah kendaraan di Jawa Barat. Dia menyebut kendaraan menjadi penyumbang terbesar polusi udara di Jabodetabek sebesar 75 persen.

“Hasil kajianyya PM2.5 zat pling berbahaya 75 persen dari kendaraan. Sementara itu wacana di masyarakat kan nyalahin PLTU ya sementra itu Cuma 25 persen dari kajian yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut Luhut menginstruksikan agar semua kementerian menerapkan kebijakan bejerja dari rumah.

“Tadi Pak Menteri mengerahkan untuk Work From Home (WFH). Nanti semua kementerian WFH,” kata Heru di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (18/8).

Leave A Reply

Your email address will not be published.