arnews.id
arnews.id Media Online

Pengadilan Rusia Vonis Pria Pembakar Al Quran 3,5 Tahun Bui

45

arnews – Pengadilan di Grozny, Chechnya, menjatuhkan hukuman tiga setengah tahun penjara kepada seorang Rusia karena membakar Al Quran.

Kantor berita Rusia, TASS, melaporkan pria itu bernama Nikita Zhuraveel (20). Zhuravel ditahan pada Mei 2023 setelah membakar Al Qurann di luar masjid di Volgograd, 800 kilomter dari Grozny.

TASS melaporkan bahwa Zhuravel mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, berulang kali minta maaf di pengadilan, dan dia mengatakan tidak memikirkan konsekuensi tindakannya. Komite Investigasi menuding Zhuravel dibayar untuk membakar Al Qura oleh intelijen Ukraina.

Zhuravel ditahan Berdasarkan undang-undang yang melarang menyinggung perasaan umat beragama di Rusia. Pemerintahan Presiden Vladimir Putin memperkenalkan undang-undang ini pada thaun 2013 sebagai bagian dari perubahan Kremlin menuju nilai-nilai sosial konservatif.

Penyelidik Rusia akhirnya memindahkan penanganan kasus pembakan Al Quran ini ke pengadilan di wilayah Chechnya.

Dikutip Reuters, Komite Investigasi yang menangani kejahatan berat mengatakan hal itu terjadi karena banyak warga Chechnya yang meminta kasus itu diadili di wilayahnya lantaran merasa sebagai pihak yang dirugikan.

Chechnya memang menjadi wilayah Rusia dengan mayoritas penduduk umat Muslim. Pemimpin Chechnya yang pro-Putin, Ramzan Kadyrov, menggambarkan dirinya sebagai pembela agama Islam terkemuka di Rusia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.