arnews.id
arnews.id Media Online

PBB Terima Laporan Sial Kejahatan Perang Tentara Israel

65

arnews – Israel mengakibatkan lebih banyak tempat pengungsian warga Palestina di kota utama Gaza Selatan ketika para diplomat terus berupaya untuk menghentikan perang yang telah merenggut sedikitnya 20.000 nyawa ini.

Di sisi lain, seperti dikutip dari New Arab, kantor hak asasi masnusia PBB mengaku menerima “informasi yang meresahkan”, yang menuduh tentera Israel mengeksekusi sedikitnya 11 warga Palestina yang tidak bersenjata.

Bunyi tuduhan itu menyebut bahwa para korban yang dieksekusi tentara Israel semuanya laki-laki, diduga dibunuh di depan anggota keluarga mereka di lingkungan Rimal, kota Gaza.

Informasi itu menurut kantor hak asasi menusia PBB menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan terjadinya kejahatan perang.

Kantor media pemerintah Palestina di Gaza mengatakan pada Rabu (20/12), setidaknya 20.000 orang telah terbunuh di wilayah Palestina sejak perang dengan israel dimulai.

Dikatakan 8.000 anak-anak dan 6.200 perempuan termasuk di antara korban tewas dalam agresi militer Israel.

Namun, harapan bahwa Israel dan Hamas akan melakukan gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera semakin meningkat minggu ini ketika pemimpin Hamas mengunjungi Mesir dan mengadakan pembicaraan di Eropa.

Ketua Hamas yang berbasis di Qatar, Ismail heniyeh tiba di Mesir pada hri Rabu (20/12) untuk emalukanpembicaraan dengan kepala intelijen Mesir, Abbas Kamel.

Haniyeh juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, tetapi tidak ada rincian uang diungkapkan mengenai pertemuan tersebut.

Dewan Keamanan PBB juga akan mencoba sekali lagi pada Kamis (21/12) untuk mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata setelah upaya sebelumnya untuk mendapatkan dukungan Amerika Serikat gagal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.