arnews.id
arnews.id Media Online

Narkoba Black Mamba Di Inggris, Bikin Pecandu Berubah Jadi Zombie

222

arnews – Tak hanya di Amerika Serikat, Inggris juga sedang menghadapi permasalahan narkoba ‘zombie’. Namun, jenis narkoba yang menjadi penyebab ‘wabah zombie’ di Inggris berbeda.

Narkoba jalanan yang dikenal sebagai Black Mamba merupakan sebuah versi ganja buatan yang meiliki efek samping mengerikan. Orang yang menggunakannya seakan berubah menjadi zombie di kehidupan nyata.

Black Mamba dan produk ganja sintetis lainnya telah menyebabkan kematian banyak kematian di Inggris. Zat psikoaktif baru tersebut disebutkan jadi 258 penyebab kematian pada tahun 2021.

Salah satu kota yang mengalami dampak terbesar adalah Wolverhampton. Penduduk local setempat mengakui banyak toko yang jendela depannya dihancurkan oleh orang-orang yang ingin mencuri uang atau barang untuk dijual. Uang tersebut nantinya digunakan untuk membeli narkoba.

Kejadian ini berimbas pada naiknya tingkat kriminalitas di kota tersebut menjadi salah satu yang tertinggi. Menurut data web Crime Rate, Wolverhampton resmi menjadi kota paling berbahaya di West Midlands. Ini memiliki tingkat kejahatan regional sekitar 30 persen lebih tinggi dari wilayah lainnya dan 54 persen lebih tinggi dari seluruh negara.

Dikutip dari The Sun, Black Mamba merupakan salah satu pengganti ganja sintetis yang memiliki efek seperti ganja. Black Mamba dapat menyebabkan penggunanya berhalusinasi, kesulitan bernapas, detak jantung makin cepat, muntah, hingga kehilangan kendali atas tubuh.

Walaupun dirancang untuk mereplikasi ganja, Black Mamba justru memiliki efek samping yang jauh lebih kuat.

Lebih lanjut Black Mamba juga dapat memberikan dampak pada otak. Pengguna Black Mamba dapat mengalami perubahan persepsi dan psikosis.

Selain itu, efek yang sering muncul anatara lain kebingungan, paranoaia, kecemasan ekstrem, berprilaku kekerasan, hingga pikiran untuk bunuh diri.

Efek dari Black Mamba cenderung sulit untuk diprediksi. Sebagian penggunanya juga mengalami peningkatan darah, mengurangi suplai darah, serta efek kerusakan pada ginjal dan kejang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.