arnews.id
arnews.id Media Online

Motor Listrik Subsidi Belum Bisa Dibeli, Ini Sebabnya

716

arnews – Konsumen peintat motor listrik subsidi baru bisa melakukan pendaftaran. Sementara untuk Transaksi masih ditunda karena laman pengecekan NIK konsumen belum memadai.

Minat masyarakat untuk membeli motor listrik bersubsidi masih belum bisa terrealisasi dengan bai. Konsumen yang hendak membeli motor listrik dengan potongan harga Rp7 juta baru bisa melakukan pendaftaran.

Salah satu produsen motor listrik, Smoot Motor Indonesia mengakui sejak pemerintah memberikan potongan harga Rp7 juta minat warga cukup tinggi. Namun hal itu belum didukung oleh situs khusus untuk melakukan pengecekan NIK konsumen.

Pembeli motor subsidi memang akan lebih dulu dicek NIK-nya. Pengecekan itu dilakukan melalui laman informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (Sisapira) Kementerian Perindustrian. Bila dirasa memenuhi syarat maka baru boleh membeli motor listrik subsidi tersebut.

“Sejauh ini responya masih bagus, minat pembeliannya sangat tinggi. Namun dari pihak manufaktur dan dealer masih blelum bisa cek NIK di website negara. Jadi belum ada Transaksi,” kata Marketing Strateging Smoot Motor Indonesia Rizal Alexander dikutip dari detik.com.

Pihak kemenprin pun buka suara mengenai belum memadainya lama Sisapira.. Juru Bocara Kemenprin Febri Hdnri Antoni Arif menjelaskan sistem Sapira sebenarnya sudah siap. Namun saat ini masih ada prores pengalihan anggaran dari DIPA Kementerian Keuangan ke Kementerian Perindustrian. Dikutip dari CNNIndonesia.com.

Febri mengatakan, laman Sisapira itu akan dibuka setelah total pagu anggaran tersedia di DIPA Direktorat Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik.namun Febri tidak menjelaskan detail kapan sistem itu bisa diakses.

“Kami upayakan sesegera mungkin,” kata Febri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.