arnews.id
arnews.id Media Online

KPK Kembali Temukan Jejak Aset Rafael Alun

192

arnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim kembali menemukan jejak asset mantan Direktorat Jendral Pajak Rafael Alun Trisambodo. KPK akan segera melakukan penyitaan terhadap asset tersebut.

“Selain yang sudah disita kemain, tim penyidik juga menemukan indikasi adanya asset lein yang segera kami lakukan penyitaan,” kata Kepala Bagian Pemberintaan KPK Ali Fikri dikutip dari Antara, Jumat (2/6).

Ali mengatakan penyitaan asset tersebut adalah bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap Rafael.

Ali mengatakan penyitaan asset tersebut adalah dari penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap Rafael.

Meski demikian Ali belum memberikan bocoran soal jenis asset yang sedang dibidik oleh penyidik KPK.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur mengungkapkan besaran nilai dugaan pencucian uang oleh Rafael mendekatai Rp100 miliar.

“Kira-kita mendekati Rp100 miliar, itu total dengan nilai asset propertinya,” ucap Asep.

Asep juga membernarkan soal adanya asset lain yang diduga milik Rafael yang sedang diteliti oleh penyidik KPK.

Sebelumnya, KPK menyita asset yang diduga milik Rafael Alun berupa satu uni motor Triumph 1200cc di Yogyakarta, serta satu unit Toyota Land Cruiser dan Toyota Camry di Kota Solo.

Penyidik KPK juga menyita tiga unit rumah milil Rafael, yakni satu unit di SImprug, satu rumah indekos di Bkol M dan kontrakan di Meruya.

Ali mengatakan tim penyidikan KPK akan terus melakukan penelurusan asset terkait perkara Korupsi dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU untuk tersangka Rafael Alun Trisambodo.

“KPK masih terus lakukan follow the money dan indentifikasi asset terkait perkara ini untuk optimalisasi asset recovery dari hasil Korupsi,” ujarnya.

Rafael ditetapkan sebagai tersangka TPPU pada 10 Mei lalu. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan penerimaan gratifikasi Rafael yang sebelumnya diusut KPK.

Rafael diduga menempatkan, mengalihkan, membelanjakan sekaligus menyembunyikan hingga menyamarkan asal-usul harta miliknya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.