arnews.id
arnews.id Media Online

Korsel Salah Rilis Peringatan Perang Usai Korut Luncurkan Satelit

219

arnews – Korea Selatan tak sengaja merilis peringatan perang ke penduduk di Ibu Kota Korea Utara meluncurkan satelit luar angkasa pada Rabu (31/5) pagi waktu setempat.

Peringatan perang itu diterima penduduk Seoul melalui ponsel mereka sekitar pukul 06.41 waktu setempat hingga sempat membuat banyak warga kebingungan dan panik. Peringatan itu berisikan permintaan kepada warga untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan evakuasi.

Tak lama dari itu, pemerintah Korsel kembali mengirim pengumuman lanjutan kepada warga yang memberitahukan bahwa peringatan perang yang baru saja tersebar adalah salah.

“Kami memberi tahu Anda bahwa peringatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Metropolitan Seoul pada pukul 06.41 tidak benar,” bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Korsel seperti dikutip AFP.

Korut dilaporkan berupaya meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai satelit mata-mata luar angkasa luar angkasa di Perairan selatan sekitar Rabu pagi.

Tak hanya di Korsel, peluncuran satelit ini juga sempat memicu peringatan dan imbauan evakuasi bagi warga di Jepang meski tak lama dari itu dicabut.

Warga di selatan Prefektur Okinawa menerima peringatan dari pemerintah melalui ponsel mereka sekitar pukul 06.30 berisikan imbauan untuk tetap berdeda di dalam ruangan akibat kemungkinan peluncuran rudal Korut.

Tak lama dari itu, Jepang merilis pengumuman bahwa situasi kembali aman lantaran rudal tidak terbang di atas wilayah Jepang.

Dikutip dari Reuters, militer Korsel masih menganalisa apakah Korut berhasil meluncurkan satelitnya itu. Sebab, sejumlah media dan pemerintah di Jepang memprediksi peluncuran itu gagal.

Korut sebelumnya mengumumkan akan meluncurkan satelit mata-mata pertamanya antara 31 Mei – 11 Juni untuk memantau gerak-gerik AS.

Dalam data yang diberikan kepada otoritas internasional, Korea Utara mengatakan peluncuran itu akan membawa roket kea rah selatan,

Dengan berbagai tahapan dan puing-puing lainnya diperkirakan akan jatuh di atas Laut Junging dan Samudera Pasifik.

Meski begitu, hingga kini belum ada tanggapan atau pernyataan dari Korut soal peluncuran satelit.

Leave A Reply

Your email address will not be published.