arnews.id
arnews.id Media Online

Kata PSSI Soal Dugaan Match Fixing Di Bhayangkara Vs Persik

22

arnews – Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan respons soal dugaan match fixing pada laga Bhayangkara vs Persik Kediri di Liga 1.

Bhayangkara menang telaj 7-0 atas Persik di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (16/4). Skor besar Bhayangkara FC ini menjadi sorotan karena menjadi skor kemenangan terbesar di Liga 1 musim inni, yang diraih oleh timm papan bawag yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi.

Kekalahan telak Persik ini pun menimbulkan kecurigaan dugaann match fixing atau pengaturan skor. Tetapi manajemen Persik langsung bergerak dengan membuat laporan kepada Satgas Antimafia Bola perihal tudingan yanng melibatkan timnya tersebut.

Terkait hal ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, ia menilai dugaan itu perlu dibuktikan.

“Kalau dugaan-dugaan seilahkan, tapi itu perlu dibuktikan. Seperti kemarin Persik Kediri melaprokan ke Satgas, saya sebagai Ketua Umum Pssi juga mengirimkan surat ke Komdis agar keduanya terpadu, jangan terbelah-belah,” kata Erick Thohir, Jumat (19/4).

Erick pun menegaskan PSSI terus berusaha untuk melakukan pengawasann terhadap wasit yang betugas.

“Saya juga pastikan kemarin dengan Komite Perwasitan, saya sudah bicara dengan Wakil Komite Wasit, [Yoshimi] Ogawa, Pratap [Signh], pak Rudi, pak Jimmy [Napitupulu,] pak purwanto, dan saya bicara dendan pak Zainudin, ibu Ratu Tisha, pak Sekjen, kita akan lakukan pengawasan, termasuk perwasitan,” kata Erick.

“Sejauh ini, sementara, kita bukan melindungi wasit, yang salah ya salah, dari sisi perwasitan tidak ada hal-hal yang patut dicurigai. Dengann semua rekaman yang sudah ditonton oleh Pratap, silahkan ditanya, dengan ini belum ada. Ini videonya masih terus dicek, saya tidak tahu di wilayah lain. Saya tidak melindungi wasit, tapi kita harus bicara jika wasit salah, salah, kalau benar, benar. Kita tidak boleh mengorbankan karier seseorang,” tambah Erick.

Leave A Reply

Your email address will not be published.