arnews.id
arnews.id Media Online

Jurnalis Prancis Tewas Kena Serangan Roket Rusia

223

arnews – Seorang jurnalis asal Prancis, Arman Soldin, yang bekerja untuk kantor berita Agence France-Presse (AFP) teas di Ukraina dalam serangan roket Rusia di dekat kota timur Bakhmut, yang dilanda pertempuran.

Soldin (32) yang merupakan seorang coordinator video, meninggal pada Senin (8/5), ketika sebuah rudal Grad mendarat di dekat dia berbaring. Soldin sendiri kala itu tengah bersama tantara Ukraina di kota Chasiv Yar, enam mil (10 km) dari Bakhmut, tempat pertempuran hebat selama berbulan-bulan.

Rekan-rekannya bersama dia saat serangan itu Terjadi. Anggota tim lainnya tidak terluka. “Seluruh agensi sangat terpukul dengan kepergian Arman,” kata Ketua AFP Frabrice Fries.

“Kematiannya adalah pengingat mengerikan akan resiko dan bahaya yang dihadapi oleh jurnalis setiap hari yang meliputi konflik di Ukraina,” tambahnya.

Menurut keompok Reporters Without Borders, sedikitnya 11 jurnalis, Fixer (mitra local yang membantu jurnalis asing), dan pengemudi organisasi media, tewas saat meliput perang Ukraina.

Pekan lalu seorang fixer Ukraina, Bogdan Bitik, Ditembak mati di selatan kota Kherson dan seorang koresponden Italia Corrado Zunino ikut terluka.

Penembak jitu Rusia menembaki Bitik dan Zubibo setelah melihat mereka di sebelah Jembatan Antonivskyi antara sungai Dnipro yang dikuasai Ukraina dan diduduki Rusia.

Teman-teman seprofesi memberikan penghormatan kepda Soldin, menggambarkannya sebagai “reporter yang fantastis”.

“Berita buruk. Anda benar-benar dapat mengatakan Arman mempertaruhkan nyawanya untuk menceritakan kisah itu,” cuit mantan koresponden Guardian di kiev, Isobel Koshiw.

“Dia nampaknya hampir selalu berada di garis depan dan merupakan salah satu dari sedikit orang yang memilih meliput di timur selama beberapa bulan terakhir,” tambahnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.