arnews.id
arnews.id Media Online

Helldy Resmi Buka Inovasi Award 2024

103

arnews, Cilegon – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon menggelar Inovasi Award 2024.

Dimana, lomba tersebut aka nada 4 kategori yakni inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), TTG Unggulan dan Posyantek Berprestasi.

Inonvasi Award sendiri merupakan ajng bergengsi yang dapat meningkatkan indeks inovasi dan citra daerah, karena tim penilaian langsung dari Kementerian/lembaga pemerintah, yaitu dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa (Kemendes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Nantinya, yang menjadi juara di Inovasi Award atau masuk 10 besat akan diikutsertakan pada kompetisi berikutnya ke tingkat provinsi dan tingkat nasional.

Walikota Cilegon Helldy Agustian menyatakan, pihaknya berharap dengan adanya Inovasi Award, maka indeks inovasi bisa lebih ditingkatkan. Dimana sejak kepemimpinan dirinya kenaikan indek inovasi mencapai 120 persen dari 2021 sampai 2023.

“Di sini saya mengajak masyarakat Cilegon untuk tidak bosan berinovasi dan melek Teknologi yang terus berkembang seiring kemajuan zaman, sehingga Kota Cilegon yang diproyeksikan menjadi kota adaptif dengan Teknologi bisa cepat terwujud,” kata Helldy, Selasa (13/2).

Dalam kesempatan tersebut Helldy menyampaikan kepada para lurah untuk memberikan pembinaan kepada posyantek di wilayahnya untuk bosa mengembangkan potensi di wilayahnya.

“Sekarang pendaftaran Inovasi Award Kota Cilegon tahun 2024 telah dimulai. Kami pesan semuanya bisa ikut serta,” ucapnya.

Kepala Bappedalitbang Kota Cilegon Wikastri Rahayu menjelaskan, pihaknya mengadakan Inovasi Award dengan membuka 4 Kategori yang akan diikuti pelajar dan mahasiswa, masyarakat, Posyantek dan lainnya.

“Mahasiswa dan pelajar tingkat SMK dan SMA ikut serta, selain juga apra inovasi dari ASN dan Posyantek,” katanya, Selasa (13/2).

Wilastri mengatakan tim penilaian akan melibatkan perwakilan dari lembaga pusat, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa (Kemendes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Kami libatkan para juri tingkat nasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bappedalitbang juga menggelar sosialisasi dan bimtek inovasi Teknologi tepat guna.

“Kami juga ingin meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam hal ini bagi mahasiswa/pelajar serta masyarakat di bidang TTG,” ungkapnya.

Selanjutnya Wilastri memaparkan ada peningkatan kapasitas pengurus pos pelayanan Teknologi tepat guna atau Posyantek di Kota Cilegon.

“Kami juga inign mensosialisasikan peraturan Kementerian desa dalam upaya pembinaan posyantek,” katanya. (adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.