arnews.id
arnews.id Media Online

Geng Transgender Thailand Dan Filipina Bentrok Di Bangkok

26

arnews – Geng transgender adal Filipina dan Thailand terlibat bentrok di Soi Sukhumvit 11 dekat stasiun Nana BTS, Bangkok, Thailand, Senin (4/3).

Saksi mata mengatakan warga Thailand mengalami luka-luka dalam insiden itu.

Dua transgender Thailand mengaku kecewa dengan warga Filipina yang dituduh “melanggar batas wilayah” mereka.

Mereka mengatakan transgender Thailand sudah bertahun-tahun bekerja di wilayah Sukhumvit. Namun, tiba-tiba kelompok transgender Filipina muncul dan sering berdiri di sekitar holtel di Soi 11.

“Saya takt ahu apa yang mereka lakukan di sana,” kata salah satu transgender Thailand saat konferensi pers pada Selasa (5/3) dikutip dari The Nation.

Setelah perkelahian itu, perwakilan transgender Thailand meminta polisi negara tersebut mencari tahu apakah para pelaku asal Filipina bekerja secara ilegal di Bangkok.

Mereka juga meminta petugas menyelidiki alasan banyaknya trnsgender Filipina menginap di hotel Soi 11.

Tah hanya itu, mereka ingin mengetahui  apakah izin tinggal pihak Filipina yang terlibat melebihi visa 30 hari atau tidak.

Mereka juga kecewa karena polisi hanya mampu menangkap dua dari 20 pennyerang.

Polisi baru membawa keempat transgender Filipina ke Kantor Polisi Lumpini usai pihak Thailand mengajukan pengaduan.

Sementara itu, Kepala Polisi Stasiun Lumphini Kolonel Yingyos Suwanno mengatakan perkelahian tersebut melibatkan 20 transgender Filipina dan empat transgender Thailand pada Senin malam.

Yingyis mengaku poisi mendapat laporan dari warga soal bentrok tersebut. Dia lantas mengerahkan pasukan ke lokasi guna menghentikan perselisihann dan memastikan keselamatan warga.

Polisi juga mengundang semua pihak untuk keperluan wawancara dan penyelidikan tekrkait insiden tersebut, dikutip dari The Star.

Selain itu mereka akan memeriksa dokumen perjalanan warga non-Thailand untuk memastikan taka da undanng-undang Imigrasi yang dilanggar.

Sekitar 100 orang berbondong-bondong ke kantor polisi di stasiun untuk meminta informasi terkini mengenai insiden tersebut.

Salah satu dari mereka ingin polisi meningkatkan patrol di Soi Sukhumvit 11/1 untu mencegah penyerangan terhadap transgender Thailand.

Sumber lain mengatakan kedua keompok transgender sempat bertengkar di masa lalu. Naum, kini untuk pertama kalinya perselisihan mereka berujung kekerasan fisik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.