arnews.id
arnews.id Media Online

Agen Travel Korea Selatan yang Paksa Turis Belanja Kena Sanksi

30

arnews – Sebuah agen perjalanan di Korea Selatan baru-baru ini mendapat sanksi. Aktivitas agentersebut ditangguhkan selama satu bulan.

Sanksi ini diberikan setelah agen tersebut diketahui memaksa sekelompok turis asal China untuk berbelanja selama dalam perjalanan tur.

Insiden ini membuat para turis mengdu ke otoritas Korea Selatan. Mereka mengaku dipaksa berbelanja oleh petugas agen yang dimaksud.

Dikutip VN Ezpress, ini merupakan kali pertama pemerintah Korea Selatan mengambil langkah tegas terhadap sebuah agen perjalanan karena pelanggaran serupa.

Pemaksaan seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Korsel, Korea Times melaporkan, banyak turis China tertarik dengan paket wisata murah di Negeri Ginseng dalam beberapa tahun terakhir.

Namun demikian, sering kali para turis China itu dipaksa untuk membeli barang-barang dengan harga yang tidak wajar seperti kosmetik, suplemen nutrisi, dan barang-barang bebas bea.

Kasus ini mencerminkan masalah yang lebih luas dalam industri pariwisata Korea. Agen-agen perjalanan menawarkan harga hemat di awal, namun kemudian menggunakan taktik penjualan yang agresif demi meningkatkan pengeluaran turis selama melancong.

China sendiri menjadi negara penyumbang jumlah wisatawan Korsel terbesar. Pada kuartal pertama 2024, tercatat sebanyak 1.01 juta turis China telah mengunjungi Korsel.

Artinya, China menjadi pasar yang menjanjikan bagi industri pariwisata Korsel.

Pemerintah Korsel telah berkomitmen untuk meningkatkan regulasi dan mengambil tindakan tegas terhadap praktik tidak adil dalam industri pariwisata. Pemerintah juga berjanji emmberikan dukungan yang lebiih besat bagi agen-agen perjalanan di Korsel.

Selama kuartal pertama tahun 2024, sebanyak 51 sanksi telah diberikan sebagai hasil dari inspeksi Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korsel.

Leave A Reply

Your email address will not be published.