arnews.id
arnews.id Media Online

5 Tahun Dari Sekarang Akan Ada Hotel Pertama Di Luar Angkasa

28

arnews – Mimpi menginap di hotel luar angkasa mungkin akan segera menjadi kenyataan. Dengan perkembangan terbaru dalam teknologi antariksa, para penggemar astronomi mungkin segera memiliki kesempatan untuk tidur di antara bintang-bintang.

Proyek ini menjanjikan pemandangan luar angkasa yang tak tertandingi dan hamparan kosmos yang luas, bisa membuka babak baru dalam bidang pariwisata luar angkasa.

Above Space Departement, yang sebelumnya dikenal sebagai Orbital Assembly, telah mengumumkan rencana ambisius untuk membuka akomodasi mewah di orbit dalam waktu 60 bulan. Mengenai akomodasi akan resmi dibuka setelah pendanaan yang dibutuhkan terkumpul, yang diperkirakan lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun.

Dikutip dari Architectural Digest, ada dua hotel yanng baru diumumkan sedang dalam pembangunan, yaitu Voyager Station dan Pioneer Station. Voyager Station yang merupakan hotel luar angkasa pertama yang diusulkan oleh Above, direncanakan untuk menampung hingga 400 tamu. Sementara itu, Pioneer Sration yang lebih kecil dirancang untuk 28 orang dan diharapkan dapat beroperasi lebih cepat.

CEO Above, Rhonda Stevenson, menyatakan bahwa durasi tinggal di hotel ini berkisar empat hingga dua Minggu, tergantung pada biaya dan adaptasi dengan lingkungan luar angkasa. Kedua stasiun ini dirancang untuk meminimalkan masalah adaptasi tersebut.

Hotel-hotel ini akan menggunakan prisnsip gravitasi buatan, mirip dengan air yang berputar dalam ember terbalik.

“Hotel berputar, mendorong isi hotel keluar ke sekililingnya seperti halnya kamu memutas ember berisi air, airnya terdorong keluar dan ke dalam ember dan tetap berada di temmpatnya,” jelas COO Above Tim Altorre, yang juga seorang arsitek.

Selain simulasi gravitasi, pengalaman tanpa bobot juga menjadi daya tarik utama. Pioneeer Station Dirancang untuk berfungsi dalam kondisi gravitasi nol dan parsial, sementara Voyager akan menawarkan rekreasi seperti bola basket di lunngkungan tanpa bobot.

Above tidak hanya menargetkan hotel sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat bisnis antar galaksi, manufakutur, dan penlitian. Dengan kemitraan yang diumumkan pada Juli nanti, perusahaan ini berada pada jalur yang tepat untuk merevolusi cara kita berinteraksi dengan ruang angkasa.

Soal harga, Above belum memberikan detail biaya untuk menginap di htel luar angkasa mereka. Tapi kita perlu lihat harga misi luar angkasa lain seperti yang ditawarakan Virgin Galactic, yaitu US$450 ribu atau sekitar Rp7 miliar per orang, bisa jadi menginap di Hotel Above juga memakan harga yang sangat mahal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.