arnews.id
arnews.id Media Online

4 Menteri Inggris Mundur Dalam Sehari, PM Johnson Terancam Dipecat

118

arnews – Perdanan Menteri Inggris, Boris Johnson semakin berada di ujung tanduk setelah empat Menteri dalam kabinetnya memilih untuk mundur dalam sehari.

Keempat menteri Inggris itu memutuskan mengundurkan diri setelah menganggap Johnson tidak lagi pantas untuk memimpin Inggris lantaran berbagai skandal yang menyeret dia dan pemerintahannya.

Menteri Keuangan, Rishi Sunak, dan Menteri Kesehatan, Shajid Javid, mengundurkan diri pada Selasa, (5/7) malam waktu setempat. Sunak dan Javid memutuskan mundur sebagai menteri karena merasa mereka tidak lagi bisa mentolelir rentetan skandal yang terus terjadi di pemerintahan.

Sementara itu, pada Rabu (6/7) pagi waktu setempat, Menteri Urusan Anak dan Keluarga, Will Quince, dan Menteri Muda Transportasi, Laura Trott, juga mengundurkan diri. Pengunduran diri mereka hanya berselang beberapa jam dari pengunduran diri Sunak dan Javid.

Dikutip dari AFP, Quince mengaku tidak lagi memiliki pilihan lain selain mengajukan pengunduran diri kepada Johnson. Sementara itu , Trott mengatakan dia mundur dari jabatannya lantaran sudah kehilangan rasa kepercayaan terhadap pemerintah.

Dengan mundurnya empat menterinya ini diprediksi akan semakin menyudutkan Johnson di hadapan Parlemen termasuk dari partainya sendiri, Partai Konservatif. Sang Perdana Menteri dijadwalkan akan menghadap parlemen hari ini dalam rapat rutin mingguan yang nampaknya akan ada banyak pembicaraan protes dari para menterinya yang mundur.

Salah satu anggota parlemen dari Partai Konservatif atau Tory, Andrew Bridgen, mengumpakan pengunduran diri para menteri adalah buah cheri di atas kue tart yang kian menguatkan alasan mengapa Johnson pantas dipecat sebagai perdana menteri.

Bridgen juga menyatan kan PM untuk hengkang dari jabatannya.

“Ini saatnya Boris pergi. Dia bisa melakukan ini beberapa jam lagi jika dia mau,” kata Bridgen pada Rabu (6/7).

Seorang anggota Partai Konservatif lainnya di parlemen bahkan menegaskan Johnson harus segera diseret keluar dari Downing Street imbas dari skandal yang mengelilinginya.

“Saya rasa kita harus menyeretnya keluar menendang dan berteriak dari Downing Street. Jika kita harus melakukannya,” kata seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif yang tidak mau disebut Namanya kepada Reuters.

Leave A Reply

Your email address will not be published.