arnews.id
arnews.id Media Online

4.000 Liter Air Seni Pendaki Per Hari Bikin Es Everest Cair

30

arnews – Nepal dikabarkan akan memindahkan lokasi perkemahan atau base camp pendakian Gunung Everest akibat mencairnya gletser Khumbu. Salah satu penyebabnya adalah ribuan liter air seni pendaki.

Banyaknya pendaki yang melewati base camp tersebut juga menambah kerusakan di kawasan glister Khumbu.

“Misalnya, kami menemukan buang air sekitar kecil 4.000 liter di base camp setiap hari,” kata Khimlal Gautam, anggota komite yang merekomendasikan pemindahan base camp tersebut, dikutip dari The Verge.

“Dan sejumlah besar bahan bakar seperti minyak tanah dan gas yang kita bakar di sana untuk memasak dan menghangatkan pasti akan berdampak pada es gletser,” tambahnya.

Selain hal-hal tersebut, para peneliti mengatakan penyebab utama dari mencairnya gletser tersebut adalah perubahan iklim yang terjadi.

“Kami melihat peningkatan luruhan dan pergerakan air leleh dan permukaan gletser yang berbahaya,” kata Scott Watson, seorang peneliti dari University of Leeds yang fokus mempelajari glister.

Lokasi base camp yang terletak  di 5.400 meter di atas garis salju gunung itu menjadi tidak stabil dan berbahaya. Para pendaki mengatakan retakan terus muncul di area base camp.

Kondisi di Everest sendiri memburuk dengan cepat secara keseluruhan, tidak hanya di kawasan base camp. Glestser lainnya juga mencair dan kehilangan es yang diperkirakan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk berkembang.

Meski kondisi Everest semakin membahayakan, Departemen pariwisata Nepal masih harus mendsikusikan rencana pemeindahan tersebut dengan pemangku kepentingan lokal, termasuk juga masyarakat lokal yang akan terpengaruh oleh perubahan.

Bace camp bisa dipindahkan pada 2024 jika semua berjalan sesuai dengan rencana.

Leave A Reply

Your email address will not be published.